Selasa, 02 Oktober 2012

Wanna ... ☺

posted by :: Orin Rintha di 00.30 0 komentar


So, i randomly googling about old couples. And i found these pictures. All of these couples have their own story. My fav one is Norma and Gordon. 
The couple who have been married for 72 years and died holding hands. I was so amazed how they can love each other for that long and still can manage to stay romantic. 
I wanna write my own story too. 
I wanna grow old looking at the same face every morning.  I want to be one of those couples who still holding hands and laughing even after 50 years of marriage.  I know our relationship is not perfect. We fight a lot, we often get into an argument but i want to do that with you.. Dimas Suslia Novianto  :)

Senin, 24 September 2012

Aww.. ♥

posted by :: Orin Rintha di 07.28 0 komentar



if I can't be your last, at least, you are my present. :3


You Will Never Know How Man Loves His Woman ..

posted by :: Orin Rintha di 07.02 0 komentar

Ini bukan tulisan saya . . ini saya dapat dari salah satu forum , dimana ada pria yang menulis tulisan ini . . oh TOUCHING ! you will never know how man loves his woman . .



"Mungkin kalian para wanita berpikir bahwa kami selalu menginginkan wanita hanya berdasarkan fisik yang tampak oleh mata.
Cantik, seksi, sedap dipandang mata, elegan, imut, dan segala embel embel lainnya...

Tapi tahukah kalian bahwa itu hanyalah sebuah kriteria awal??
 

Memang pada awalnya, kami mem-pdkt kalian karena faktor itu. Tapi begitu sudah masuk jenjang berpacaran, kami jauh lebih memilih hati kalian daripada fisik kalian
 

Kami setuju dengan pandangan kalian bahwa wanita mana yang gak matre. Tapi kalau di awal kalian sudah menunjukkan kematrean kalian, kita akan berpikir dua kali. Sebab nanti kitalah kaum cowo yang akan membiayai biaya shopping dan hidup kalian, hehehe
 

Kalian juga berkata : cowo itu egois, tidak perhatian!
 
Cowo lebih mengutamakan pekerjaan daripada wanitanya.

Mari kita sederhanakan saja begini, wanita mana yang gak mau hidupnya bahagia?
 
Wanita mana yang mau hidupnya melarat?
Dan pria mana yang tega melihat wanitanya menderita?

Taukah kalian, bahwa kita mengutamakan kerja demi anak istri di masa depan?
 
Supaya kalian bisa hidup bahagia? Inilah bentuk perhatian kita yang sesungguhnya

Mungkin kalian berpikir bahwa pria akan meninggalkan kalian saat kalian sudah tua dan tidak cantik lagi. Tapi ketauilah pria juga punya perasaan tidak hanya logika, sebab dari kalianlah kami mendapat keturunan, sebab dari kalianlah kami mendapatkan support dan perhatian. Kecantikan tidaklah abadi, namun perhatian dan kasih sayang kalianlah yang abadi.
 

Dan kami lebih memilih perhatian kalian untuk membahagiakan kami.
 

Mungkin kalian benci pada saat pria lebih memilih tidur daripada harus menelpon kalian selama berjam2...
 
Kalian berfikir kami tidak memperhatikan kalian.
Namun pernahkah terlintas dlm benakmu hai wanita kalau priamu hanya ingin istirahat sejenak, setelah seharian bekerja mati-matian demi menafkahi kalian.
Meskipun seringkali kalian beralibi "Cukuplah telpon barang sejam-duajam. Tidak lebih!"
Mungkin kalian juga marah saat kita mengomel karna harus mendampingi kalian berjam2 di mall dan salon, tapi taukah kalian kalau sebenarnya kita lebih suka berdua dengan kalian di rumah atau di kos melakukan kegiatan bersama. Kami tidak keberatan koq, sebab kami yakin kalian juga pasti tak akan keberatan saat kalian menemani kami futsal atau ngegame.

Tapi, tidakkah kalian ingat. Terkadang saat kalian pamit pergi ke mall atau salon, kami sering menyisipkan sepatah kalimat ini di sela2 sms kami yang singkat :
 
"hati-hati di jalan!"
"kabari kalo sudah sampai!"
"jaga diri!" dan bla bla bla...
Tapi taukah kalian di tengah singkatnya sms kami itu, itu adalah sebentuk perhatian yang super dalam dari lubuk hati kami yang terdalam yang hendak mengatakan “I Love you so much”.


Saat kalian bertengkar dgn kami, kami hanya terdiam dan memilih tidur daripada harus berdebat dengan kalian. Namun tahukah kalian kenapa kami melakukan itu semua? Itu semua hanya karna kami ingin mengalah dan tidak ingin masalah kita semakin panjang. Sebab kami mengasihi kalian.
 

Saat kalian memutuskan kami dan dalam hitungan minggu dan kalian sudah mempunyai seseorang yang dekat dgn kalian, tahukah kalian bahwa kami tidak pernah membenci kalian, justru kami turut bahagia, karna artinya kalian sudah bisa melupakan kami dan tidaklah larut dalam kesedihan kalian
 

Kami memang menggunakan logika, itu kodrat pria.
 
Tapi bukan berarti kami tak berperasaan.
Kami tetap berusaha menjaga perasaan kalian sepenuh hati, walaupun perasaan kami terkadang terkesan kaku.

Kami tidaklah menuntut macam-macam, hanyalah sedikit perhatian.
 
Dan juga tdk arogan, hanya menginginkan sesuatu yang terbaik bagi kalian, walau terkadang terkesan egois.

Karena sebenarnya wahai para wanita, bersama kalian sdh cukup untuk membahagikan kami..."

Kamis, 15 Desember 2011

hai abah

posted by :: Orin Rintha di 03.21 0 komentar
Tadi pagi aku sama bunda ambil gaji pensiunan abah ke kantor abah di wonogiri..
Hmm .. Pagi-pagi ibu udah bangunin aku dengan nada ngomel-ngomel karna udah siang..
Soalnya kita rencananya mau ke wonogiri naik motor berdua..
Tapi setelah berdebat beberapa saat sama aku, adikku dan tanteku ..
Akhirnya aku sama ibu memutuskan untuk naik bus aja.. Biar aman gitu kalo ujan.. Dan dikarenakan kami kesana cuma berdua dan cewe semua yg ga tau jalan..

kita di drop adik di perempatan dekat rumah untuk nunggu bus jurusan Wonogiri dateng..
Bus yg biasa di naikin abah "Gunung Mulia"..
Ga tau knapa ya..
Aku langsung ke Flasback jadi keinget waktu masa-masa aku menjalani KMM ( Kegiatan Magang Mahasiswa ) dan aku magang di kantor abah. Jadi tiap hari aku berangkat dan pulang bareng abah.. Magangku pun di ruangannya abah..
Dan selama kurang lebih 1,5 bulan aku magang di wonogiri yang setiap harinya aku jalani PP solo - wonogiri dengan motor atau bus bersama abah berdua...
Sungguh aku sangat merasakan pengorbanan seorang abah untuk keluargaku..
20 tahun lebih abah bekerja seperti itu..tak kenal lelah.. Ga pernah mengeluh.. Subhanallahh..

Tapi aku yang cuma magang ga lebih dari 2 bulan aja terkadang ngeluh capek perjalananlah.. Apalah.. Padahal kalopun kesana aku cuma bonceng tinggal duduk manis sampai tujuan.. Disana duduk-duduk ga mikir kerjaan yang begitu sulit kayak abah yang kebetulan posisinya juga sebagai kasi,yg lebih bertanggung jawab di ruangannya drpd staff-staffnya yg aku liat super ndleweeer..

*Balik lagi ke perjalananku sama ibu..

Waktu kita nunggu bus..
Ibu masih sering meneteskan airmata..
Ya aku tau kita sama-sama mengenang abah..
Aku brusaha menguatkan hatiku buat ga nangis..
Waktu udah di bus..
Pertamanya sih gapapa..
Tapi ga tau kenapa.. Aku tiba-tiba mewek aja pengennya..
Tapi aku takut kalo ibu liat aku nangis..
Aku brusaha nahan tapi ga bisa..
Aku selalu cepet-cepet ngusap air mataku sendiri..
Untung ibu ngadep ke arah jendela.. Dan aku posisinya sandaran dipundak ibu.. Jd kepalaku menunduk..

Aku nangis waktu liat jalan.. Jalan yg pernah aku lalui bersama abah setiap hari :( aku inget banget masa-masa aku magang..

Ya allah.. Pasti abah capek banget tiap hari seperti itu..
Panas hujan diterjang.. Ya allaah..
Abah ga pernah ngeluh.. Ga pernah!!

Aku kangen abah... Aku rindu abah...
Kangen semua tentang abah..
Kangen waktu abah suka nyium aku tiba-tiba dan bikin aku kaget..
Kangen waktu abah ngelonin aku pas bobok..
Kangen baunya abah...
Kangen waktu aku sama abah lagi curhat-curhat terus abah tiba-tiba
kentut trus kita ketawa bareng..
Kangen kalo abah mau ke masjid,
pasti ngelus kepalaku dulu dari belakang..
Kangen kalo abah nyuruh aku nyium dia..
Kangen nyabutin kutilnya abah..
Kangen konyolnya abah..
Kangen becanda bareng..
Kangen nasehat-nasehatnya abah..
Kangen omelannya abah..
Kangen nyanyi karaokean bareng..
Kangen jalan sama abah..
Kangen solat sama abah..
Kangen kangen kangeeeeeen abaahhh...

*FaCt : aku nulis blog ini sambil netesin air mata .. Entah udah berapa bulir air mata yg keluar sendirinya.

Ya Allaah..
Aku tau..hanya doa anak soleh yg paling bisa membantu abah disana..
Aku tau aku belum bisa menjadi seperti yg abah inginkan..
Entah aku bisa disebut anak solehah atau belum..

Tapi aku sebagai anak abah..
Aku ingin mengirim doa untuk abahku tercinta .. Hendro Prajoko..
Ampunilah segala dosa-dosa ayahku.. Ampunilah segala kesalahannya sewaktu didunia.. Dosa besar maupun dosa kecil, yg disengaja ataupun tidak..
Lapangkanlah kuburnya..terangi kuburnya..
Jauhkanlah abah dari siksa kubur...
Jauhkanlah abahku dari siksa api neraka..
Sayangilah abahku ya Allah.. Kasihanilah abahku...
Berikanlah abah tempat yg lebih baik dari rumahnya sebelumnya..
Terimalah segala amalan ibadah abah...
Terimalah abah di SisiMu ya Allah..
Masukkan abah ke surgaMu..
Abah orang baik..abah ayah yg benar-benar baik..

Amin ya raobbal'alamin..

Jumat, 25 November 2011

curahan hati anak YATIM :')

posted by :: Orin Rintha di 04.34 0 komentar
Hidup tanpa seorang ayah
Bagai kapal tanpa nakhoda
Terseok ke kiri dan ke kanan
Kadang menabrak batu karang

Hidup kujalani bersama seorang ibu
Berkeluh kesah hanya pada ibu 
Tak ada tempat mengadu
Bila teman selalu mengganggu

Hari demi hari terasa berat kulalui
Menyongsong hari esok yang tak pasti
Tapi ini yang harus kujalani
Aku harus tabah menghadapi

Bekerja keras itu takdirku
Mengumpulkan rupiah demi rupiah
Itu tugasku
Agar aku dapat membantu ibu
Mencari nafkah tuk dapat bertahan hidup

Aku yakin suatu hari nanti
Tuhan akan mengabulkan cita-citaku
Demi sang ibu kan kulalui hidupku
Karena ku tahu Tuhan bersamaku.. "

Wanna ... ☺

0



So, i randomly googling about old couples. And i found these pictures. All of these couples have their own story. My fav one is Norma and Gordon. 
The couple who have been married for 72 years and died holding hands. I was so amazed how they can love each other for that long and still can manage to stay romantic. 
I wanna write my own story too. 
I wanna grow old looking at the same face every morning.  I want to be one of those couples who still holding hands and laughing even after 50 years of marriage.  I know our relationship is not perfect. We fight a lot, we often get into an argument but i want to do that with you.. Dimas Suslia Novianto  :)

Aww.. ♥

0




if I can't be your last, at least, you are my present. :3


You Will Never Know How Man Loves His Woman ..

0


Ini bukan tulisan saya . . ini saya dapat dari salah satu forum , dimana ada pria yang menulis tulisan ini . . oh TOUCHING ! you will never know how man loves his woman . .



"Mungkin kalian para wanita berpikir bahwa kami selalu menginginkan wanita hanya berdasarkan fisik yang tampak oleh mata.
Cantik, seksi, sedap dipandang mata, elegan, imut, dan segala embel embel lainnya...

Tapi tahukah kalian bahwa itu hanyalah sebuah kriteria awal??
 

Memang pada awalnya, kami mem-pdkt kalian karena faktor itu. Tapi begitu sudah masuk jenjang berpacaran, kami jauh lebih memilih hati kalian daripada fisik kalian
 

Kami setuju dengan pandangan kalian bahwa wanita mana yang gak matre. Tapi kalau di awal kalian sudah menunjukkan kematrean kalian, kita akan berpikir dua kali. Sebab nanti kitalah kaum cowo yang akan membiayai biaya shopping dan hidup kalian, hehehe
 

Kalian juga berkata : cowo itu egois, tidak perhatian!
 
Cowo lebih mengutamakan pekerjaan daripada wanitanya.

Mari kita sederhanakan saja begini, wanita mana yang gak mau hidupnya bahagia?
 
Wanita mana yang mau hidupnya melarat?
Dan pria mana yang tega melihat wanitanya menderita?

Taukah kalian, bahwa kita mengutamakan kerja demi anak istri di masa depan?
 
Supaya kalian bisa hidup bahagia? Inilah bentuk perhatian kita yang sesungguhnya

Mungkin kalian berpikir bahwa pria akan meninggalkan kalian saat kalian sudah tua dan tidak cantik lagi. Tapi ketauilah pria juga punya perasaan tidak hanya logika, sebab dari kalianlah kami mendapat keturunan, sebab dari kalianlah kami mendapatkan support dan perhatian. Kecantikan tidaklah abadi, namun perhatian dan kasih sayang kalianlah yang abadi.
 

Dan kami lebih memilih perhatian kalian untuk membahagiakan kami.
 

Mungkin kalian benci pada saat pria lebih memilih tidur daripada harus menelpon kalian selama berjam2...
 
Kalian berfikir kami tidak memperhatikan kalian.
Namun pernahkah terlintas dlm benakmu hai wanita kalau priamu hanya ingin istirahat sejenak, setelah seharian bekerja mati-matian demi menafkahi kalian.
Meskipun seringkali kalian beralibi "Cukuplah telpon barang sejam-duajam. Tidak lebih!"
Mungkin kalian juga marah saat kita mengomel karna harus mendampingi kalian berjam2 di mall dan salon, tapi taukah kalian kalau sebenarnya kita lebih suka berdua dengan kalian di rumah atau di kos melakukan kegiatan bersama. Kami tidak keberatan koq, sebab kami yakin kalian juga pasti tak akan keberatan saat kalian menemani kami futsal atau ngegame.

Tapi, tidakkah kalian ingat. Terkadang saat kalian pamit pergi ke mall atau salon, kami sering menyisipkan sepatah kalimat ini di sela2 sms kami yang singkat :
 
"hati-hati di jalan!"
"kabari kalo sudah sampai!"
"jaga diri!" dan bla bla bla...
Tapi taukah kalian di tengah singkatnya sms kami itu, itu adalah sebentuk perhatian yang super dalam dari lubuk hati kami yang terdalam yang hendak mengatakan “I Love you so much”.


Saat kalian bertengkar dgn kami, kami hanya terdiam dan memilih tidur daripada harus berdebat dengan kalian. Namun tahukah kalian kenapa kami melakukan itu semua? Itu semua hanya karna kami ingin mengalah dan tidak ingin masalah kita semakin panjang. Sebab kami mengasihi kalian.
 

Saat kalian memutuskan kami dan dalam hitungan minggu dan kalian sudah mempunyai seseorang yang dekat dgn kalian, tahukah kalian bahwa kami tidak pernah membenci kalian, justru kami turut bahagia, karna artinya kalian sudah bisa melupakan kami dan tidaklah larut dalam kesedihan kalian
 

Kami memang menggunakan logika, itu kodrat pria.
 
Tapi bukan berarti kami tak berperasaan.
Kami tetap berusaha menjaga perasaan kalian sepenuh hati, walaupun perasaan kami terkadang terkesan kaku.

Kami tidaklah menuntut macam-macam, hanyalah sedikit perhatian.
 
Dan juga tdk arogan, hanya menginginkan sesuatu yang terbaik bagi kalian, walau terkadang terkesan egois.

Karena sebenarnya wahai para wanita, bersama kalian sdh cukup untuk membahagikan kami..."

hai abah

0

Tadi pagi aku sama bunda ambil gaji pensiunan abah ke kantor abah di wonogiri..
Hmm .. Pagi-pagi ibu udah bangunin aku dengan nada ngomel-ngomel karna udah siang..
Soalnya kita rencananya mau ke wonogiri naik motor berdua..
Tapi setelah berdebat beberapa saat sama aku, adikku dan tanteku ..
Akhirnya aku sama ibu memutuskan untuk naik bus aja.. Biar aman gitu kalo ujan.. Dan dikarenakan kami kesana cuma berdua dan cewe semua yg ga tau jalan..

kita di drop adik di perempatan dekat rumah untuk nunggu bus jurusan Wonogiri dateng..
Bus yg biasa di naikin abah "Gunung Mulia"..
Ga tau knapa ya..
Aku langsung ke Flasback jadi keinget waktu masa-masa aku menjalani KMM ( Kegiatan Magang Mahasiswa ) dan aku magang di kantor abah. Jadi tiap hari aku berangkat dan pulang bareng abah.. Magangku pun di ruangannya abah..
Dan selama kurang lebih 1,5 bulan aku magang di wonogiri yang setiap harinya aku jalani PP solo - wonogiri dengan motor atau bus bersama abah berdua...
Sungguh aku sangat merasakan pengorbanan seorang abah untuk keluargaku..
20 tahun lebih abah bekerja seperti itu..tak kenal lelah.. Ga pernah mengeluh.. Subhanallahh..

Tapi aku yang cuma magang ga lebih dari 2 bulan aja terkadang ngeluh capek perjalananlah.. Apalah.. Padahal kalopun kesana aku cuma bonceng tinggal duduk manis sampai tujuan.. Disana duduk-duduk ga mikir kerjaan yang begitu sulit kayak abah yang kebetulan posisinya juga sebagai kasi,yg lebih bertanggung jawab di ruangannya drpd staff-staffnya yg aku liat super ndleweeer..

*Balik lagi ke perjalananku sama ibu..

Waktu kita nunggu bus..
Ibu masih sering meneteskan airmata..
Ya aku tau kita sama-sama mengenang abah..
Aku brusaha menguatkan hatiku buat ga nangis..
Waktu udah di bus..
Pertamanya sih gapapa..
Tapi ga tau kenapa.. Aku tiba-tiba mewek aja pengennya..
Tapi aku takut kalo ibu liat aku nangis..
Aku brusaha nahan tapi ga bisa..
Aku selalu cepet-cepet ngusap air mataku sendiri..
Untung ibu ngadep ke arah jendela.. Dan aku posisinya sandaran dipundak ibu.. Jd kepalaku menunduk..

Aku nangis waktu liat jalan.. Jalan yg pernah aku lalui bersama abah setiap hari :( aku inget banget masa-masa aku magang..

Ya allah.. Pasti abah capek banget tiap hari seperti itu..
Panas hujan diterjang.. Ya allaah..
Abah ga pernah ngeluh.. Ga pernah!!

Aku kangen abah... Aku rindu abah...
Kangen semua tentang abah..
Kangen waktu abah suka nyium aku tiba-tiba dan bikin aku kaget..
Kangen waktu abah ngelonin aku pas bobok..
Kangen baunya abah...
Kangen waktu aku sama abah lagi curhat-curhat terus abah tiba-tiba
kentut trus kita ketawa bareng..
Kangen kalo abah mau ke masjid,
pasti ngelus kepalaku dulu dari belakang..
Kangen kalo abah nyuruh aku nyium dia..
Kangen nyabutin kutilnya abah..
Kangen konyolnya abah..
Kangen becanda bareng..
Kangen nasehat-nasehatnya abah..
Kangen omelannya abah..
Kangen nyanyi karaokean bareng..
Kangen jalan sama abah..
Kangen solat sama abah..
Kangen kangen kangeeeeeen abaahhh...

*FaCt : aku nulis blog ini sambil netesin air mata .. Entah udah berapa bulir air mata yg keluar sendirinya.

Ya Allaah..
Aku tau..hanya doa anak soleh yg paling bisa membantu abah disana..
Aku tau aku belum bisa menjadi seperti yg abah inginkan..
Entah aku bisa disebut anak solehah atau belum..

Tapi aku sebagai anak abah..
Aku ingin mengirim doa untuk abahku tercinta .. Hendro Prajoko..
Ampunilah segala dosa-dosa ayahku.. Ampunilah segala kesalahannya sewaktu didunia.. Dosa besar maupun dosa kecil, yg disengaja ataupun tidak..
Lapangkanlah kuburnya..terangi kuburnya..
Jauhkanlah abah dari siksa kubur...
Jauhkanlah abahku dari siksa api neraka..
Sayangilah abahku ya Allah.. Kasihanilah abahku...
Berikanlah abah tempat yg lebih baik dari rumahnya sebelumnya..
Terimalah segala amalan ibadah abah...
Terimalah abah di SisiMu ya Allah..
Masukkan abah ke surgaMu..
Abah orang baik..abah ayah yg benar-benar baik..

Amin ya raobbal'alamin..

curahan hati anak YATIM :')

0

Hidup tanpa seorang ayah
Bagai kapal tanpa nakhoda
Terseok ke kiri dan ke kanan
Kadang menabrak batu karang

Hidup kujalani bersama seorang ibu
Berkeluh kesah hanya pada ibu 
Tak ada tempat mengadu
Bila teman selalu mengganggu

Hari demi hari terasa berat kulalui
Menyongsong hari esok yang tak pasti
Tapi ini yang harus kujalani
Aku harus tabah menghadapi

Bekerja keras itu takdirku
Mengumpulkan rupiah demi rupiah
Itu tugasku
Agar aku dapat membantu ibu
Mencari nafkah tuk dapat bertahan hidup

Aku yakin suatu hari nanti
Tuhan akan mengabulkan cita-citaku
Demi sang ibu kan kulalui hidupku
Karena ku tahu Tuhan bersamaku.. "

 

Swan Queen ♔ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review